Results for Tips dan Trik

Cara Poles Marmer

December 07, 2019
Cara Poles Marmer

Berikut adalah cara poles marmer 

Pengertian
Marble Powder adalah bubuk yang terdiri dari kombinasi bahan yang dapat membentuk struktur lapisan yang homogen (kristalisasi) pada permukaan lantai marmer.
Teknis
Bentuk   : Bubuk
Warna    : Kuning Muda
Fungsi
Marble Powder berfungsi untuk kristalisasi lantai marmer dengan cara  membentuk struktur lapisan hingga permukaannya lebih keras dan cemerlang.
Coverage Area
1 (satu) kg Marble Powder dapat digunakan untuk kristalisasi marmer seluas kurang lebih 100 m2.
Cara Pemakaian
Cara Basah
  1. Lakukan proses stripping dengan menggunakan Free Wax Stripper dengan campuran 1:4.
  2. Setelah dilakukan proses stripping, bilas sisa-sisa Free Wax Stripper yang masih tertinggal dengan menggunakan air bersih, lalu dikeringkan.
  3. Taburkan dua sendok makan (20-30 gr) bubuk Marble Powder pada permukaan marmer yang akan dipoles.
  4. Siram dengan air bersih secukupnya, lalu lakukan pemolesan dengan menggunakan pad merah.
  5. Setelah lantai mengkilap (± 15 s/d 20 menit pemolesan), tarik / singkirkan sisa-sisa cairan dengan menggunakan wiper lantai.
  6. Bilas dengan air bersih dan biarkan sampai kering.
  7. Lakukan Dry Buffing dengan pad putih.
Cara Kering
  1. Lakukan proses stripping dengan menggunakan Free Wax Stripper dengan campuran 1:4.
  2. Setelah dilakukan proses stripping, bilas sisa-sisa Free Wax Stripper yang masih tertinggal dengan menggunakan air bersih, lalu dikeringkan.
  3. Larutkan satu sendok makan (10 – 15 gr) bubuk Marble Powder ke dalam air sebanyak setengah gelas (100 ml).
  4. Poles dengan mesin polisher dengan pad merah pada kondisi lembab sampai lantai marmer kelihatan mengkilap.
  5. Bilas dengan air bersih dan biarkan sampai kering.
  6. Lakukan Dry Buffing dengan pad putih.

Perbedaan cara basah dan cara kering:
Cara Basah
  • Air yang digunakan lebih banyak.
  • Proses pengerjaan dan kerja mesin lebih ringan.
  • Banyak cairan tersisa yang harus disingkirkan.
  • Penggunaan Marble Powder lebih banyak.
Cara Kering
  • Air yang digunkan lebih sedikit
  • Proses pengerjaan dan kerja mesin lebih berat
  • Langsung kering dan bersih, tidak ada cairan yang tersisa
  • Penggunaan Marble Powder lebih hemat.
Cara Poles Marmer Cara Poles Marmer Reviewed by Nusantara Cleaning on December 07, 2019 Rating: 5

Cara Membersihkan Kolam Renang di Rumah

November 16, 2019
Sebagian rumah beruntung bisa dilengkapi fasilitas kolam renang, namun sebagai konsekuensinya perawatan kolam renang menjadi rutinitas tambahan yang perlu diperhatikan. Air kolam, lantai, dinding kolam, dan area di sekitarnya perlu dijaga senantiasa bersih dan sehat. Lantai sekitar kolam sebaiknya rajin dipel dengan cairan pembersih yang sekaligus berfungsi sebagai disinfektan, seperti Wipol, untuk memastikannya bebas bakteri.


Cara Membersihkan Kolam Renang di Rumah
sumber gambar : https://www.liputan6.com/properti/read/2606235/cara-membersihkan-kolam-renang#


Air kolam renang memerlukan perawatan teratur untuk menjaga agar kadarnya tetap seimbang sehingga tidak menimbulkan iritasi kulit dan mata. Pemakaian bahan kimia sudah umum digunakan sebagai cara menjernihkan air kolam renang, jadi Anda sebaiknya mengetahui bahan apa saja yang dibutuhkan dan seberapa sering perlu digunakan.

Gunakan produk perawatan air yang tepat sesuai anjuran dan bersihkan lantai sekitar kolam dengan cairan pembersih lantai yang efektif membunuh bakteri, seperti Wipol.

Cara merawat air kolam renang


Bahan-bahan kimia di bawah ini biasa digunakan untuk merawat air kolam renang. Ingat untuk selalu membaca label pada kemasannya agar Anda bisa memakainya sesuai petunjuk dan dosisnya. Ada banyak merek produk perawatan air kolam, namun biasanya bahan aktifnya sama. Yang membedakan merek-merek produk pembersih kolam renang adalah kadar bahan aktifnya, jadi sekali lagi perhatikan labelnya sebelum membelinya.

Klorin. Cara menjernihkan air kolam renang jadi praktis berkat bahan ini. Klorin berfungsi mengikat kotoran dalam air sehingga air tetap bersih. Klorin bisa didapat dalam bentuk tablet, cair, atau butiran. Klorin tablet sering menjadi pilihan karena daya larutnya rendah sehingga klorin dilepas sedikit demi sedikit dan tahan lama. Sebaiknya klorin dimasukkan ke air kolam pada sore hari ketika matahari tidak terik atau malam hari karena panas matahari bisa menurunkan kadar klorin. Perawatan dengan produk berkadar klorin tinggi atau shock treatment juga diperlukan seminggu sekali.

Cyanuric acid. Bahan kimia ini diperlukan untuk menyeimbangkan pH dalam air agar klorin berfungsi maksimal menjernihkan air. pH air yang direkomendasikan adalah antara 7,2-7,8. Cyanuric Acid biasanya sudah terkandung di dalam tablet klorin, namun jika tidak, Anda perlu menambahkannya secara terpisah.

Algaecide. Bahan ini merupakan bahan surfaktan yang berfungsi mencegah lumut di kolam renang. Biasanya Algaecide ditambahkan di kolam sehari setelah shock treatment.

Pastikan Anda juga mengecek air dalam kolam renang secara rutin memakai alat khusus pengecek air dua kali seminggu. Tujuannya adalah agar bahan perawatan air dapat bekerja maksimal, untuk mengetahui dosis bahan perawatan yang diperlukan, dan untuk mencegah iritasi kulit dan mata yang biasa terjadi karena kadar pH air terlalu tinggi atau terlalu rendah. Berikut ini apa saja yang perlu dicek dan kadar yang dianjurkan:

Chlorine – kadar normal 1-3 ppm
Cyanuric Acid – kadar normal 40-100
Alkalinitas – kadar normal 80-120 ppm
pH – kadar normal 7,2 – 7,6

Cara membersihkan kolam renang


Membersihkan kolam renang tak hanya sebatas merawat airnya, tetapi juga sekitar kolam renang. Berikut ini tips menjaga kolam tetap bersih:
Pel lantai sekitar kolam renang. Selain untuk mencegah bakteri, membersihkan lantai di sekeliling kolam renang juga mencegah lumut penyebab lantai licin. Gunakan produk pembersih kerak air, seperti Vixal, jika perlu.

Gunakan jaring halus untuk mengangkat daun kering dan serangga. Usahakan untuk membersihkan permukaan air kolam setiap hari karena sampah, dedaunan kering, binatang, dan objek-objek organik lain bisa memicu pertumbuhan bakteri di air.

Gunakan alat pembersih dinding dan lantai kolam renang. Alat khusus yang berupa pengisap bawah air berfungsi mengangkat kotoran yang mengendap di dasar kolam dan lumut di dinding kolam. Bersihkan setidaknya seminggu sekali.

Kolam renang di rumah seharusnya lebih nyaman dan aman daripada kolam renang umum, jadi perawatannya juga seharusnya dilakukan lebih saksama sehingga lantainya tidak licin dan berisiko menyebabkan terpeleset, kadar airnya seimbang dan sehat, serta lebih jernih.


Sumber artikel : cleanipedia.com
Cara Membersihkan Kolam Renang di Rumah Cara Membersihkan Kolam Renang di Rumah Reviewed by Nusantara Cleaning on November 16, 2019 Rating: 5

[ Cara Efektif ] Melepas Cat Epoxy

October 28, 2019

[ Cara Efektif ] Melepas Cat Epoxy

Kerusakan pada cat epoxy lantai terkadang mengharuskan Anda untuk memperbaikinya secara menyeluruh termasuk dengan melepaskan cat epoxy lantai tersebut dari permukaan lantai beton bangunan Anda. Beton sendiri adalah zat berpori dan sering disegel dengan menggunakan cat epoxy lantai. Cat epoxy lantai yang biasa digunakan untuk menyegel ini akan mencegah kelembaban dan serangga untuk tidak merusak permukaan lantai beton tersebut.

Karena difungsikan untuk menyegel, maka cat epoxy lantai ini cukup sulit dihilangkan. Meskipun demikian, dengan alat yang tepat dan sedikit minyak siku (elbow grease), Anda dapat melepaskan cat epoxy lantai dengan cepat. Berikut ini adalah cara mudah dan cepat yang dapat membantu Anda melepaskan cat epoxy lantai dari permukaan lantai beton bangunan Anda untuk dilakukan perbaikan atau pengecatan ulang.

Keselamatan

Untuk menyelesaikan tugas ini dengan sukses, Anda perlu menggunakan pelarut solvents. Pelarut solvents adalah bahan kimia beracun dan perlu ditangani dengan hormat. Jangan pernah mencoba tugas ini, kecuali Anda memiliki masker filter. Masker ini harus selalu dipakai selama perawatan bersama dengan sepasang sarung tangan karet. Jika ada bahan kimia yang masuk ke mata Anda, maka Anda harus segera membilasnya dengan banyak air dan segera mencari perawatan medis.

Mengepel Lantai

Mulailah dengan mengepel lantai dengan air bersih. Ini akan membantu menyingkirkan kotoran yang tertinggal di lantai. Ini juga akan membantu menghilangkan minyak atau bahan kimia yang jatuh ke permukaan lantai beton Anda. Penting untuk menghilangkan semua kotoran sebelum Anda memulai, karena jika tidak, proses ini akan menjadi lebih berantakan.

Mencampur Stripper

Baca petunjuk pada stripper atau botol pelarut solvent dan campurkan dengan jumlah air bersih dan dingin yang disarankan. Biasanya, Anda akan menambahkan 1 bagian pelarut ke 10 bagian air. Bersihkan pel Anda sebaik mungkin dengan membilasnya beberapa kali.

Mengepel dengan Larutan Solvent

Pelarut solvents bisa menjadi bahan berbahaya karena akan menghasilkan panas dan beberapa asap berbahaya. Pastikan bahwa Anda membuka jendela atau menggunakan kipas angin untuk menghilangkan asap, dan berhenti jika Anda merasa aneh. Mulailah mengepel lantai dengan larutan solvent Anda. Bahan kimia akan berkontraksi dengan cat epoxy lantai Anda, yang akan menyebabkan cat epoxy lantai keluar dari lantai. Pastikan Anda terus mengepel sampai semua cat epoxy lantai terlepas dari lantai.

Melepaskan Epoxy

Begitu cat epoxy lantai keluar dari lantai, Anda sekarang bisa melepaskan cat epoxy dengan menggoresnya. Buang dan bersihkan lagi pel Anda dengan menggunakan banyak air bersih. Pel seluruh lantai lagi dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa bahan kimia. Lalu, biarkan lantai mengering sebelum melakukan hal lain. Untuk mempercepat proses pengeringan, Anda bisa menggunakan kipas yang besar.

Mengulangi

Mungkin Anda perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum Anda bisa menyingkirkan semua cat epoxy lantai dari permukaan lantai beton Anda. Setelah selesai, Anda dapat memulai mempersiapkan proses pengecatan epoxy lantai yang baru.
[ Cara Efektif ] Melepas Cat Epoxy [ Cara Efektif ] Melepas Cat Epoxy Reviewed by Nusantara Cleaning on October 28, 2019 Rating: 5

Cara Melepas Cat Epoxy

September 16, 2019
Kerusakan pada cat epoxy lantai terkadang mengharuskan Anda untuk memperbaikinya secara menyeluruh termasuk dengan melepaskan cat epoxy lantai tersebut dari permukaan lantai beton bangunan Anda. Beton sendiri adalah zat berpori dan sering disegel dengan menggunakan cat epoxy lantai. Cat epoxy lantai yang biasa digunakan untuk menyegel ini akan mencegah kelembaban dan serangga untuk tidak merusak permukaan lantai beton tersebut.

Karena difungsikan untuk menyegel, maka cat epoxy lantai ini cukup sulit dihilangkan. Meskipun demikian, dengan alat yang tepat dan sedikit minyak siku (elbow grease), Anda dapat melepaskan cat epoxy lantai dengan cepat. Berikut ini adalah cara mudah dan cepat yang dapat membantu Anda melepaskan cat epoxy lantai dari permukaan lantai beton bangunan Anda untuk dilakukan perbaikan atau pengecatan ulang.

Langkah 1 – Keselamatan

Untuk menyelesaikan tugas ini dengan sukses, Anda perlu menggunakan pelarut solvents. Pelarut solvents adalah bahan kimia beracun dan perlu ditangani dengan hormat. Jangan pernah mencoba tugas ini, kecuali Anda memiliki masker filter. Masker ini harus selalu dipakai selama perawatan bersama dengan sepasang sarung tangan karet. Jika ada bahan kimia yang masuk ke mata Anda, maka Anda harus segera membilasnya dengan banyak air dan segera mencari perawatan medis.

Langkah 2 – Mengepel Lantai

Mulailah dengan mengepel lantai dengan air bersih. Ini akan membantu menyingkirkan kotoran yang tertinggal di lantai. Ini juga akan membantu menghilangkan minyak atau bahan kimia yang jatuh ke permukaan lantai beton Anda. Penting untuk menghilangkan semua kotoran sebelum Anda memulai, karena jika tidak, proses ini akan menjadi lebih berantakan.

Langkah 3 – Mencampur Stripper

Baca petunjuk pada stripper atau botol pelarut solvent dan campurkan dengan jumlah air bersih dan dingin yang disarankan. Biasanya, Anda akan menambahkan 1 bagian pelarut ke 10 bagian air. Bersihkan pel Anda sebaik mungkin dengan membilasnya beberapa kali.

Langkah 4 – Mengepel dengan Larutan Solvent

Pelarut solvents bisa menjadi bahan berbahaya karena akan menghasilkan panas dan beberapa asap berbahaya. Pastikan bahwa Anda membuka jendela atau menggunakan kipas angin untuk menghilangkan asap, dan berhenti jika Anda merasa aneh. Mulailah mengepel lantai dengan larutan solvent Anda. Bahan kimia akan berkontraksi dengan cat epoxy lantai Anda, yang akan menyebabkan cat epoxy lantai keluar dari lantai. Pastikan Anda terus mengepel sampai semua cat epoxy lantai terlepas dari lantai.

Langkah 5 – Melepaskan Epoxy

Begitu cat epoxy lantai keluar dari lantai, Anda sekarang bisa melepaskan cat epoxy dengan menggoresnya. Buang dan bersihkan lagi pel Anda dengan menggunakan banyak air bersih. Pel seluruh lantai lagi dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa bahan kimia. Lalu, biarkan lantai mengering sebelum melakukan hal lain. Untuk mempercepat proses pengeringan, Anda bisa menggunakan kipas yang besar.

Langkah 6 – Mengulangi

Mungkin Anda perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum Anda bisa menyingkirkan semua cat epoxy lantai dari permukaan lantai beton Anda. Setelah selesai, Anda dapat memulai mempersiapkan proses pengecatan epoxy lantai yang baru.
Cara Melepas Cat Epoxy Cara Melepas Cat Epoxy Reviewed by Nusantara Cleaning on September 16, 2019 Rating: 5

Cara Membersihkan Keramik Kasar

September 05, 2019
Cara Membersihkan Keramik Kasar
Keramik adalah salah satu bahan-bahan dalam membangun rumah yang dapat penempatannya sangat beragam. Tidak hanya difungsikan sebagai material pelapis lantai, namun keramik juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu material penutup dinding. Pemakaian kemarik banyak sekali ditemukan pada rumah minimalis sederhana dan juga desain rumah minimalis lainnya. Hal ini disebabkan oleh harga keramik yang sangat murah dan terjangkau, jika dibandingkan dengan material-material lainnya. Meskipun terdapat kelebihan dan kekurangan lantai keramik, namun tidak menutup fakta bahwa bahan ini sangat marak digunakan.


Salah satu jenis keramik yang biasa digunakan adalah keramik yang memiliki permukaan kasar. Jika Anda memiliki keramik yang bertekstur kasar ataupun sedikit kasar, maka perawatannya akan sedikit lebih sulit jika dibandingkan dengan keramik yang memiliki permukaan halus. Keramik bertekstur kasar biasanya dimanfaatkan sebagai pelapis lantai pada area basah seperti kamar mandi dan juga teras rumah. Ada beberapa tips dan trik khusus yang dapat Anda lakukan supaya proses pembersihan tidak merusak keramik tersebut. Mau tahu? Berikut ini adalah cara membersihkan keramik kasar yang dapat Anda ketahui, simak!

1. Menyikat lantai berkala

Cara membersihkan lantai keramik kasar yang pertama adalah dengan menyikatnya secara rutin. Penyikatan ini minimal dilakukan satu hari sekali atau dapat pula 3 kali dalam waktu satu minggu. Alat kebersihan rumah yang digunakan berupa sikat berbagan nylon yang dicampur dengan bubuk pembersih maupun cairan pembersih untuk lantai. Sikatlah secara menyeluruh dan jangan sanmpai meninggalkan bagian sudut lantai keramik. Setelah selesai disikat, jangan lupa bilas dengan air bersih dan tunggu hingga kering sebelum menggunakannya kembali.

2. Mengatasi noda tumpahan

Kotoran yang dapat menempel pada lantai keramik dapat beragam. bisa berasal dari sampah sehari-hari, tumpukan debu dan juga dapat berasal dari noda tumpahan. Apabila Anda melihat lantai keramik rumah terkena noda tumpahan, segera bersihkan saat itu juga. Sebab apabila ditunda, noda akan mengeras dan sulit untuk dibersihkan.

3. Menyapu lantai secara rutin

Menyapu lantai adalah salah satu aktivitas rutin yang wajib dilakukan dalam membersihkan rumah tinggal. Tips menata rumah selalu rapi adalah dengan menghilangkan segara kotoran yang ada, maka dari itu kegiatan menyapu menjadi penting. Hal ini juga dilakukan untuk menghindari penumpukan kotoran seperti butiran pasir yang dapat menyebabkan goresan permukaan keramik kasar.

4. Pel lantai secara menyeluruh

Tidak hanya menyapu rumah, namun kegiatan mengepel juga penting. Sebab dengan menyapu saja tidak cukup untuk membersihkan kotoran yang menempel. Anda dapat menggunakan campuran air bersih dengan cairan pembersih lantai untuk mengepel. Namun masukan cairan tersebut secukupnya saja, sebab apabila kadar terlalu berlebih justru dapat meninggalkan sisa detergen yang mengakibatkan lantai menjadi lengket dan mudah terkena kotoran. Pastikan Anda menggunakan pel yang memiliki daya serap tinggi serta seluruh permukaan keramik kasar benar-benar dibasuh hingga bersih.

5. Memilih bahan pembersih yang tepat

Dalam menggunakan cairan pembersih lantai, ternyata Anda tidak boleh memilih sembrangan produk. Anda juga perlu memerikan kandungan asam yang dimiliki produk tersebut. Jangan menggunakan cairan pembersih yang memiliki kandungan asam tinggi, sebab dapat mengakibatkan lapisan glazur keramik terkikis. Pada akhirnya keramik tidak dapat mengkilap seperti sedia kala. Jika menggunakan cairan yang mengandung asam pun, Anda juga perlu mencampurnya dengan air sebelum dipakai.

6. Mengkilapkan lantai

Cara yang dilakukan untuk mengkilapkan kembali lantai adalah dengan menggunakan alat pembersih yang lembut. Jangan gunakan alat pembersih yang bersifat abrasive karena dapat merusak permukaan keramik. Namun apabila Anda sudah terlanjur memilikinya, gunakan alat tersebut perlahan dan tidak terlalu kasar.

7. Pilih bagian pinggir terlebih dahulu

Mengepel yang baik dapat dimulai dari bagian pinggir terlebih dahulum baru setelah itu ke bagian sudut terjauh dengan mundur perlahan secara berkesinambungan. Jangan lupa untuk mengganti air beberapa kali apabila sudah terlihat keruh dan kotor.

8. Mengatasi lantai berkerak

Lantai keramik yang lebih sering terkena air serta sinar matahari langsung cenderung lebih mudah terkena kotor dan juga kerak. Contohnya adalah lantai pada bagian teras rumah dan kamar mandi. Apabila lantai keramik kasar di rumah Anda terdapat kerak, Anda dapat mengatasinya dengan cara mengepel. Apabila tidak bersih juga, maka kerak tersebut harus dikeruk dengan menggunakan sikat atau pun spon. Apabila kotoran berhasil dibersihkan, segera bilas lantai dengan menggunakan cairan pembersih.

Menjaga rumah tetap bersih adalah suatu keharusan untuk mewujudkan ciri-ciri rumah sehat. Cara yang dapat dilakukan yakni melalui pembersihan lantai rumah. Lantai keramik memang memiliki motif indah dan beragam, namun dapat menjadi tidak bernilai apabila lantai tersebut kotor dan tidak pernah dibersihkan. Demikianlah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan sebagai cara membersihkan kerami
kasar. Selamat mencoba!

Sumber : Rumahlia
Cara Membersihkan Keramik Kasar Cara Membersihkan Keramik Kasar Reviewed by Nusantara Cleaning on September 05, 2019 Rating: 5

Cara Membersihkan Nat Keramik dan Ubin

September 05, 2019
Ubin keramik atau porselen tidak hanya memperindah lantai dan dinding kamar mandi serta dapur, namun juga membuatnya lebih mudah dibersihkan karena permukaannya yang rata, halus, dan tahan air. Membersihkan nat sama pentingnya dengan membersihkan ubin karena lantai atau dinding tidak akan tampak sepenuhnya cemerlang tanpa nat yang bersih. Noda, lumut, atau jamur mungkin tidak akan terlalu terlihat pada nat gelap, tetapi pada nat putih atau abu-abu, noda akan lebih terlihat. Berbeda dari ubin yang cukup dilap dengan cairan pembersih lantai, nat perlu disikat dengan produk khusus pembersih nat keramik. Anda tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam membersihkan kamar mandi jika Anda tahu cara yang efisien.

Cara Membersihkan Nat Keramik dan UbinPembersih nat seperti apa yang saya perlukan?

Produk pembersih nat keramik yang dijual di pasaran memberikan hasil yang bagus dengan cara yang praktis, namun Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan di rumah untuk membuat pembersih nat yang tak kalah ampuh. Pastikan Anda tidak mencampur karbol atau pemutih dan cuka karena reaksinya menghasilkan gas beracun.
  • Berbagai merek menawarkan produk pembersih nat keramik yang didesain untuk mengembalikan warna cerah nat. Pilihlah produk yang mengandung bahan antijamur dan antilumut, terutama untuk membersihkan kamar mandi yang selalu lembap dan rentan ditumbuhi jamur.
  • Sebagian orang menggunakan produk karbol untuk membersihkan nat. Untuk nat putih atau abu-abu muda, karbol yang mengandung pemutih klorin atau oksigen memang sangat efektif. Pakai pemutih secara berhati-hati dengan mengikuti petunjuk pemakaiannya. Nat hitam atau berwarna gelap sebaiknya tidak dibersihkan memakai pemutih karena justru akan memudarkan warnanya.
  • Kalau Anda enggan menggunakan produk karbol atau pemutih, Anda bisa meracik bahan pembersih lantai Nat mudah dibersihkan dengan zat yang bersifat asam dan zat pemutih alami. Campuran cuka dan bubuk soda kue cocok untuk tujuan ini.

Langkah-langkah membersihkan nat

Cara paling ampuh untuk mengangkat kotoran dan noda pada nat secara maksimal adalah dengan mengoleskan atau menyemprotkan produk pembersih dan mendiamkannya beberapa saat supaya bekerja efektif sebelum menggosoknya hingga bersih.Baca aturan pakai produk pembersih dan tes terlebih dulu di area kecil yang tersembunyi guna mengetahui apakah ada reaksi negatif terhadap permukaan yang dibersihkan. Berikut ini tahap-tahapnya:
  1. Sapu ubin lantai atau lap ubin di dinding guna menyingkirkan tumpukan debu.
  2. Oleskan atau semprotkan produk pembersih nat keramik hingga menutup semua bagian nat. Anda mungkin perlu mengoleskan atau menyemprotkan pembersih beberapa kali untuk kotoran yang membandel. Anda tidak perlu memakai produk ini pada permukaan porselen atau keramik, cukup di sepanjang sela-sela antarubin.
  3. Diamkan selama kurang lebih 30 menit. Waktu ini cukup untuk melunakkan noda sehingga mudah dikelupas.
  4. Gunakan sikat yang berbulu agak keras untuk menggosok nat. Toko-toko bahan bangunan menjual sikat khusus nat atau Anda bisa memakai sikat gigi bekas yang bulu-bulunya masih tegak.
  5. Bilas lantai atau dinding dengan air bersih lalu keringkan. Untuk noda membandel, Anda mungkin perlu mengulangi proses di atas sampai memperoleh hasil yang lebih baik.

Tips membersihkan ubin

Pada dasarnya proses membersihkan ubin mirip dengan membersihkan nat. Produk pembersih ubin banyak dijual di toko. Anda juga dapat membuat sendiri dengan mencampur bubuk soda kue dan air. Kalau ubin di rumah Anda terbuat dari marmer, sebaiknya gunakan sabun cuci piring yang lembut atau pembersih khusus marmer dan hindari bahan-bahan yang bersifat asam semisal cuka. Kecuali untuk noda sangat membandel, Anda tidak perlu menggosok ubin terlalu keras. Kain lap mungkin sudah cukup efektif.

Cara membersihkan porselen kamar mandi

Membersihkan porselen kamar mandi terkadang membuat kita jijik, terutama jika berurusan dengan jamur atau lumut yang berbau. Kenakan sarung tangan karet dan masker penutup hidung supaya Anda tidak perlu bersentuhan langsung dengan jamur dan lumut serta tidak mencium baunya. Ubin kamar mandi, terutama di dekat bak mandi dan di area pancuran, rentan ditumbuhi jamur dan lumut. Cuka putih bagus untuk mengatasi jamur, namun tidak ada salahnya mencari produk cairan pembersih lantai yang mengandung zat pencegah pertumbuhan jamur dan lumut. Anda perlu membersihkannya secara rutin agar bahan ini membunuh jamur dan lumut hingga ke akarnya.

Menjaga kebersihan ubin dan nat

Jadikan kegiatan membersihkan ubin dan nat bagian dari jadwal bersih-bersih rutin Anda untuk memperlambat proses perubahan warna nat. Menyapu dan mengepel lantai serta mengelap dinding berubin seminggu sekali merupakan cara yang sederhana namun membantu mencegah penumpukan kotoran. Anda juga dapat menggunakan alat pembersih beruap secara teratur untuk menghilangkan kotoran pada nat sekaligus membunuh bakteri. Pastikan Anda juga langsung menyeka tumpahan atau tetesan cairan apa pun sesegera mungkin guna mencegah noda kering.

Sumber : cleanpedia
Cara Membersihkan Nat Keramik dan Ubin Cara Membersihkan Nat Keramik dan Ubin Reviewed by Nusantara Cleaning on September 05, 2019 Rating: 5

9 Cara Jadikan Hunianmu sebagai Rumah Sehat untuk Keluarga

September 04, 2019
Setiap orang menginginkan yang terbaik untuk huniannya, termasuk dalam segi kesehatan. Memiliki rumah sehat tentunya nggak hanya bisa menjauhkanmu dari berbagai penyakit tapi juga memberikan kenyamanan lebih bagi para penghuninya.

Tapi, bagaimana caranya kamu bisa menjadikan hunianmu masuk kategori rumah sehat? Simak berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkan rumah sehat bagi keluargamu berikut!


1. Jauhi Penggunaan Material yang Mengandung Zat Kimia Berbahaya untuk Rumah Sehat

Penggunaan material yang nggak bijaksana bisa menjauhkan hunianmu dari kategori rumah sehat. Hal ini dikarenakan beberapa material bisa saja mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Contoh bahan bangunan yang berbahaya adalah penggunaan asbes sebagai atap ataupun plafon. Semua bahan bangunan yang menggunakan material PVC juga bisa menghasilkan gas yang bisa memicu berbagai penyakit, termasuk kanker. Beberapa cat sintetik dan thinner juga berbahaya untuk kesehatan rumah. Jadi, selalu pastikan kamu sudah mengenal dengan baik bahan bangunan yang akan kamu pakai sebelum menggunakannya pada rumah sehat milikmu.

9 Cara Jadikan Hunianmu sebagai Rumah Sehat untuk Keluarga
heldasite.com

2. Rumah Sehat Membutuhkan Perhatian dalam Hal Pencahayaan

Pencahayaan pada hunian sangatlah penting karena hal ini bisa mempengaruhi aktivitas yang juga akan berdampak pada kesehatanmu. Pencahayaan alami bisa mengurangi kelembaban berlebihan dan membunuh bakteri. Beraktivitas seperti bekerja dan membaca dengan cahaya yang kurang juga akan berdampak pada kesehatan matamu. Pilih jenis lampu yang baik agar matamu tetap sehat.

9 Cara Jadikan Hunianmu sebagai Rumah Sehat untuk Keluarga
aboutisa.com
Kamar tidur yang terpapar terlalu banyak cahaya ketika tidur juga nggak baik untuk kesehatanmu karena akan mengganggu istirahat. Aturlah pencahayaan alami secukupnya sesuai dengan kebutuhan ruang. Sediakan juga pencahayaan buatan yang memadai seperti lampu meja untuk mendukung ketika pencahayaan alami tidak mendukung saat hari mendung atau malam hari.


3. Sediakan Sirkulasi Udara dan Ventilasi Terbaik untuk Rumah Sehat

Ketika kamu bernafas, tidak hanya oksigen saja yang kamu hirup, tetapi berbagai partikel dan juga zat yang mungkin mengkontaminasi udara. Inilah alasan mengapa jika rumahmu tidak memiliki sistem pengudaraan yang baik, rumahmu belum bisa dikatakan rumah sehat.

Rancanglah rumahmu dengan jumlah bukaan dan ventilasi yang sesuai dengan kebutuhan. Pastikan juga ventilasi di rumah sehat bersifat cross ventilation, sehingga udara di dalam ruangan bisa beregenerasi dengan udara yang ada di luar. Hunian yang termasuk rumah sehat boleh memiliki AC, tapi sirkulasi udara alami adalah yang terbaik. Untuk menghindari sinar matahari masuk secara langsung, kamu bisa memakai tirai atau gorden.


9 Cara Jadikan Hunianmu sebagai Rumah Sehat untuk Keluarga

Berikan perhatian lebih untuk ruang-ruang pada rumah sehat yang rentan terjadi polusi udara, seperti dapur, kamar mandi, atau toilet. Di rumah sehat, ruangan-ruangan ini memiliki sirkulasi udara yang baik, sehingga udara yang kotor bisa segera terganti dengan udara yang bersih.

4. Jangan Berikan Ruang untuk Hama Hidup

Rumah sehat juga harus terbebas dari hama. Ketika hama seperti jamur ataupun serangga menyerang, tentu kamu bisa menggunakan pestisida untuk mengusirnya. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Apalagi penggunaan pestisida bisa saja menyisakan bahan kimia beracun pada rumahmu.

Untuk itu, jangan berikan ruang bagi para hama ini untuk hidup di rumah sehatmu. Jika kamu harus menggunakan material kayu, pastikan kayu tersebut bebas rayap dan juga sudah kamu berikan anti-rayap sehingga kayu ini nggak menarik perhatian para serangga, khususnya rayap. Bersihkan sofa di rumah secara berkala.


Selalu jaga kelembaban udara dan pencahayaan dengan membuka jendela atau bukaan lainnya agar jamur atau tanaman gulma lainnya tidak mengisi celah-celah tak terduga di dalam rumah.

5. Gunakan Material yang Mudah Dibersihkan dan Tidak Berdebu

Kebersihan adalah faktor terpenting untuk memastikan bahwa rumahmu masih masuk dalam kategori rumah sehat. Namun, nggak semua bagian dari rumahmu gampang dibersihkan. Misalnya, untuk dinding gunakanlah cat dinding spotless yang bisa dilap dengan mudah jika terdapat noda. Bersihkan karpet yang kamu miliki secara berkala karena karpet mudah menyimpan debu dan kotoran. Material flooring yang bercelah seperti parket dan kayu juga memiliki potensi menyimpan kotoran yang sulit dibersihkan

6. Miliki Hewan Peliharaan, Namun Berikan Perawatan yang Baik

Apa hubungannya memiliki hewan peliharaan dengan menjadikan hunianmu menjadi rumah sehat? Faktanya, sebuah studi dari “Clinical and Experimental Pharmacology & Physiology” menyatakan bahwa memiliki hewan peliharaan bisa memberikan banyak manfaat kesehatan yang positif, termasuk memperbaiki mood dan juga tingkat emosi. Hal ini juga mengontrol tekanan darah dan juga mengurangi resiko penyakit kardiovaskular.

Namun, jika kamu nggak merawat hewan peliharaanmu hal ini justru akan menimbulkan masalah kesehatan pada hewan peliharaan dan juga pemiliknya. Selain merawatnya dengan baik, pastikan rumah sehatmu memiliki ruang atau area khusus untuk hewan peliharaan sehingga hewan peliharaanmu tidak sampai berkeliaran di area privat seperti kamar tidur.

7. Pengaturan Limbah pada Rumah Sehat 

Pengaturan sampah dan limbah rumah tangga lainnya yang tak baik dan benar bisa menjadi sumber berbagai bakteri serta permasalahan kesehatan lainnya. Jadi, pastikan rumah sehatmu memiliki pengolahan sampah dan limbah yang baik

Gunakanlah septic tank yang sesuai standar dan sesuai dengan kebutuhan sehingga nggak mencemari tanah dan air yang terkandung di dalamnya. Pastikan juga kamu memiliki pemisahan terhadap sampah-sampah organik dan anorganik yang dihasilkan rumah sehatmu. Tempat sampah ini juga harus selalu tertutup dan di kosongkan secara berkala.

8. Sistem Air Besih untuk Rumah Sehat

Kebanyakan air ledeng sudah mengandung krolin. Jangan khawatir terlebih dahulu karena klorin sebenarnya baik untuk membunuh jamur dan parasit lainnya. Hanya, penggunaan yang berlebih bisa mengakibatkan hal yang tidak baik bahkan mengundang berkembangnya sel kanker. Untuk mewujudkan rumah sehat, pastikan setiap saluran air bersih di rumahmu sudah dilengkapi dengan sistem penyaringan yang baik. 

Untuk saluran air bersih yang digunakan untuk dikonsumsi, tambahkan penyaring air dengan karbon aktif untuk membunuh semua zat-zat yang bersifat racun. Sistem penyaringan air yang baik ini akan membantu hunianmu selangkah lebih dekat menuju rumah sehat. 

9. Tambahkan Taman di Rumah Sehat

Maksimalkan rumah sehat milikmu dan hadirkanlah tanaman secukupnya pada hunian. Kehadiran taman pada rumah sehat membantu mengontrol sirkulasi udara, temperatur, hingga kelembaban udara. Tidak hanya secara fisik, taman juga bisa memberikan efek relaksasi dan penghilang stress yang baik untuk kesehatan mental dan psikologis. Nggak heran, menghadirkan taman rumah jadi hal yang harus kamu pertimbangkan.

Jika kamu memiliki ruang terbatas, hadirkan taman gantung atau taman vertikal sebagai alternatif pada rumah sehat. Jika kedua hal itu tidak memungkinkan, usahakan menambahkan sedikit elemen vegetasi pada ruang yang ada di dalam rumah sehat milikmu.


Bahkan, beberapa vegetasi bisa kamu pilih khusus untuk membantu menjadikan rumah sehatmu jadi lebih sehat. Seperti memanfaatkan lavender untuk mengusir nyamuk, atau menggunakan sansevieria yang bisa menyerap radiasi dari perangkat elektronik. Tanaman bambu juga terkenal bisa menyerap karbon dioksida 4x lebih banyak dari tanaman pada umumnya, sehingga bisa membantu membuat udara di sekitar rumah sehat jadi lebih segar dan tentunya sehat.

Setelah mengetahui ciri-ciri rumah sehat, jangan lagi ragu untuk merombak rumahmu sekarang menjadi lebih sehat! Apalagi, rumah sehat merupakan salah satu faktor penting bagi keluarga bahagia. Kalau kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa share dengan teman-temanmu ya!

9 Cara Jadikan Hunianmu sebagai Rumah Sehat untuk Keluarga 9 Cara Jadikan Hunianmu sebagai Rumah Sehat untuk Keluarga Reviewed by Nusantara Cleaning on September 04, 2019 Rating: 5

Cara Mengecat Rumah Sendiri

August 13, 2019
Liputan6.com, Jakarta Ingin memiliki suasana baru di rumah? Suasana yang lebih segar dan ceria? Mudah sekali, kamu tinggal mengganti cat tembok dengan warna baru. Tak perlu keluar biaya untuk menyewa tukang, kamu pun bisa kerjakan sendiri. Mulailah dengan menyiapkan peralatan dan memilih cat serta tembok yang berkualitas.

Setelah segala kebutuhan sudah dipersiapkan, selanjutnya perhatikan cara mengecat tembok rumah yang tepat dan benar dari Avitex berikut ini. Ini penting sekali supaya kamu mendapatkan hasil yang memuaskan dan cat tembok awet, tidak terkelupas.


1. Persiapkan Permukaan
Permukaan yang akan dicat harus kering dan bersih, bebas dari debu, kotoran dan minyak. Lubang kecil atau retakan halus sebaiknya diperbaiki dahulu sebelum dicat.

Lindungi bagian yang tak ingin dicat dengan lakban, kertas atau pita perekat. Pembatas antara dinding dan lantai, jendela dan bingkai, jendela biasanya harus ditutupi agar tidak terkena noda cat. Setelah selesai, segera cabut pita perekat sebelum cat dinding mengering agar cat tidak ikut tercabut.

Untuk persiapan permukaan ada dua hal yang perlu diperhatikan dari langkah pertama ini.

a. Permukaan baru:
Untuk hasil sempurna, biarkan tembok baru benar – benar kering.

b. Permukaan lama:
Apabila daya lekat dan kondisi cat lama masih baik, permukaan dinding bisa langsung dicat. Untuk hasil yang terbaik, kerok cat yang terkelupas sampai bersih dan amplas permukaan hingga rata.
Sebelum mulai dengan cat tembok, gunakan cat dasar yang mengandung akrylic emulsion bahan cat yang memiliki daya tahan terhadap garam alkali dan effloresence.

2. Cara Penggunaan

Aduk terlebih dahulu sebelum digunakan. Pada bagian pengenceran 20% untuk lapisan pertama dan 10% untuk lapisan berikutnya. Gunakan air bersih untuk pengenceran.

Pakailah alat pelindung mata pada saat pengamplasan dan pengecatan. Pastikan ada ventilasi yang cukup selama pengecatan dan pengeringan. Apabila tidak cukup ventilasi, pakailah alat pelindung respirator yang sesuai. Bila terkena kulit, bersihkan segera dengan air dan sabun.

3. Gunakan Kuas Kecil Pada Bagian yang Sempit

Alat pengecat berupa roller tidak bisa diaplikasikan di semua bagian dinding, hanya pada area yang luas saja. Sementara untuk area yang sulit seperti sudut ruangan, gunakan kuas kecil selebar dua inci.

Selanjutnya untuk trik mengecat dengan rata adalah dengan membuat gerakan zig-zag dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata.

Jika Anda menggunakan Avitex cat tembok lakukan pengaplikasiannya 2-3 lapis. Mengapa Avitex cat tembok? Karena Avitex adalah cat tembok interior dengan kualitas mutu terjamin. Avitex cat tembok tanpa merkuri dan tanpa timbal sehingga aman untuk anggota keluarga yang beraktivitas di dalam rumah.

Avitex cat tembok memiliki resin terbaik sehingga tidak mudah mengelupas. Menggunakan pigmen warna pilihan sehingga menghasilkan warna cerah. Yang terpenting anti jamur, anti lumut dan tidak mudah pudar.

Hasil Avitex cat tembok untuk waktu kering bisa disentuh adalah 30 menit, ini tergantung pada sirkulasi, suhu dan kelembapan udara. Untuk kering sempurna membutuhkan waktu 8-12 jam.

4. Pembersihan Peralatan

Segera cuci peralatan dengan air bersih, supaya lebih awet dan bisa digunakan untuk kesempatan berikutnya.

5. Cara Simpan dan Penanganannya

Kemasan cat harus selalu tertutup rapat dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Bila cat tumpah, taburkan pasir atau tanah pada daerah yang tertumpah. Jangan membuang sisa cat ke dalam selokan atau anak sungai. Buanglah ke tempat - tempat yang diijinkan menurut peraturan yang ada. Kemasan hanya dipergunakan untuk menyimpan cat.

Selamat mencoba!


sumber Liputan6.com
Cara Mengecat Rumah Sendiri Cara Mengecat Rumah Sendiri Reviewed by Nusantara Cleaning on August 13, 2019 Rating: 5

Wastafel Berjamur? Ada 3 Langkah Mudah Membersihkannya!

August 13, 2019
Wastafel Berjamur? Ada 3 Langkah Mudah Membersihkannya!Agar terjaga kebersihannya diperlukan perawatan rutin. Perawatan wastafel pun perlu Anda perhatikan, karena beda bahan beda cara perawatan, khususnya untuk menghilangkan jamur. Berikut beberapa tips untuk membersihkan wastafel kamar mandi.

Wastafel alumunium/stainless steel


Untuk membersihkan wastafel berbahan stainless steel Anda bisa menggunakan campuran soda kue dan perasan lemon. Caranya cukup mudah.

Campurkan dua sendok makan soda kue dengan setengah gelas perasan air jeruk lemon. Lalu aduk hingga rata.

Setelahnya siramkan campuran baking soda dan perasan lemon ke seluruh sisi wastafel. Biarkan selama beberapa menit agar kotoran-kotoran pada dinding wastafel luruh. Setelahnya gosok wastafel dengan spons sampai bersih.

Usai dibersihkan, bilas dinding wastafel dengan air untuk menghilanglkan sisa-sisa kotoran. Terakhir, keringkan wastafel dengan lap bersih yang lembut.

Wastafel keramik

Wastafel keramik cenderung lebih mudah dalam perawatan. Anda bisa Keringkan wastafel setiap kali habis digunakan. Lap dengan menggunakan kain bersih atau tisu sehingga selalu tampak berkilau.

Untuk mengilapkan wastafel Anda bisa menggunakan pasta gigi. Lakukan perawatan dengan membilas wastafel dengan air hangat seminggu sekali.

Gunakan lap lembut untuk mengeringkan. Jika ingin menggunakan pembersih berkimia, lakukan percobaan lebih dahulu. Banyak bahan kimia yang dapat mengubah warna jika digunakan.

Menghilangkan Jamur

Khusus untuk menghilangkan jamur, Anda bisa menggunakan campuran pemutih dan air hangat. Campurkan satu cangkir pemutih untuk setiap 3,5 liter air.

Gunakan sikat pembersih untuk membersihkan. Celupkan sikat ke dalam larutan pemutih, dan bersihkan noda jamur atau lumut.

Setelahnya bilas dinding wastafel dengan air hangat. Lalu keringkan dengan lap lembut atau tisu hingga kering.

Untuk area yang lebih sulit dijangkau, misalnya pada lekukan di bawah keran, Anda bisa menjangkaunya dengan menggunakan botol semprotan kecil. Semprotkan langsung cairan pemutih ke arah jamur dan lumut. Kemudian gosok dengan sikat seperti biasa.

Jika ingin cara yang lebih praktis, Anda bisa menggunakan karbol atau produk pembersih jamur kaca yang mengandung hidrogen peroksida. Kebanyakan produk pembersih berbentuk botol semprotan. Anda tinggal menyekanya dengan lap bersih.

Foto: Pixabay


Sumber : Rumah.com
Wastafel Berjamur? Ada 3 Langkah Mudah Membersihkannya! Wastafel Berjamur? Ada 3 Langkah Mudah Membersihkannya! Reviewed by Nusantara Cleaning on August 13, 2019 Rating: 5

Tips : Cermat Menjaga Kebersihan Kamar Mandi

June 08, 2019

Tips : Cermat Menjaga Kebersihan Kamar Mandi


Kamar mandi bisa menjadi tempat paling kotor di rumah. Oleh karena itu, kebersihannya harus selalu dijaga. Setiap dua hari sekali, luangkan waktu untuk melakukan clean up dan mengembalikan kesegaran kamar mandi. Sekalian bersih-bersih seluruh rumah juga boleh. Dengan begitu kuman akan mati dan keluarga terlindungi.
“Tapi kan bersih-bersih itu butuh waktu lama”. Tenang, kali ini Anda bisa melakukannya hanya dalam 4 menit. Berikut tips dan triknya!


Tips : Cermat Menjaga Kebersihakn Kamar Mandi

Bersih-bersih Sekalian Mandi

Banyak yang berpendapat kalau multi-tasking itu melelahkan. Namun, hal itu tidak berlaku di sini. Justru multi-tasking akan membuat acara bersih-bersih kamar mandi jadi lebih cepat. Saat Anda mandi, coba sekalian membersihkan sudut-sudut ruangan agar bakteri tidak menumpuk di sana. Setelah itu, Anda bisa berendam dengan air hangat untuk relaksasi. Mudah bukan?

Letakkan pembersih di kamar mandi

Cara ini akan membuat Anda selalu ingat untuk menjaga kebersihan kamar mandi. Buatlah rak khusus untuk menyimpan cuka, baking soda, sabun pel, dan pewangi ruangan di kamar mandi. Jadi, Anda tidak perlu keluar masuk untuk mengambil bahan-bahan tadi. Kalau bisa, sekalian letakkan alat-alat kebersihan di dekat kamar mandi supaya mudah dijangkau.

Baca Juga : Jasa Bersih Kamar Mandi dan Toilet

Pastikan semuanya tertutup

Udara lembap di kamar mandi bisa membuat bakteri tumbuh di mana saja, termasuk di sikat gigi, tempat pasta gigi, hingga sabun cuci muka. Untuk itu, pastikan semua benda berada dalam kondisi tertutup agar kuman tidak menyerang bagian dalamnya. Jika sikat gigi Anda tidak memiliki helm, cari tempat sikat gigi yang dengan penutup sehingga melindungi bagian bulunya. Tapi setelah 3 hari, jangan lupa dibersihkan juga ya!

Jangan Menunggu Kotor

Jangan menunggu kotor untuk membersihkan sesuatu. Hal ini juga perlu diterapkan dalam menjaga kebersihan kamar mandi. Buat jadwal khusus agar kuman tidak sampai menggunung. Misal, setiap dua hari sekali, tiga hari sekali, atau lima hari sekali. Dengan begitu, pekerjaan tidak akan terlalu berat dan kamar mandi terjaga kesegarannya.

Kamar mandi yang bersih akan membuat penggunanya nyaman dan keluarga terlindungi dari berbagi macam bakteri berbahaya. Sudahkah Anda membersihkan kamar mandi hari ini?


Tips : Cermat Menjaga Kebersihan Kamar Mandi Tips : Cermat Menjaga Kebersihan Kamar Mandi Reviewed by Nusantara Cleaning on June 08, 2019 Rating: 5

Poles Mobil Sendiri

June 08, 2019
Jakarta, KompasOtomotif - Ingin tampilan mobil Anda selalu kinclong? Syaratnya, rajin-rajinlan mengelusnya! Kalau terlalu sibuk, dana juga terbatas untuk ke salon mobil, bisa memolesnya sendiri.

Bagi yang berniat memoles sendiri di rumah sembari mengisi waktu senggang (juga pengalaman), berikut ini beberapa tips agar hasil polesan mantap! 
poles-mobil

Cuci Mobil Sebelum mau memoles, mobil kudu dicuci dahulu agar partikel debu halus yang menempel di bodi bis dienyahkan. Kalau tidak, atau langsung dipoles, bisa  melukai cat mobil Anda.

Teduh Pastikan waktu Anda memoles mobil pada saat cuaca tidak terik, berkisar pukul 08.00-10.00 atau 16.00 sampai malam. Kalau waktu tidak bisa disesuaikan, pilihlah di bawah pohon rindang sehingga cahaya matahari tidak langsung menerpa mobil Anda.

Teknik Untuk memoles, Anda bisa menggunakan berbagai produk yang ada di pasar. Untuk patokan, obat poles bagus atau tidak, sangat relatif. Namun pepatah "ada uang, ada barang" berlaku untuk kualias pemoles.   

Mulailah memoles dari bawah bodi dan terus ke atas dengan urutan, dari depan ke belakang. Gunakan spon khusus untuk membalur seluruh bodi mobil dengan cairan pemoles. Jangan menaruh bahan polesan di permukaan cat dengan tangan. Pasalnya, cairan poles mengandung senyawa kimia yang bisa merusak kulit manusia.

Memutar Sampai saat ini tidak ada cara baku menggosokkan pemoles ke permukaan cat. Pada salon mobil profesional, mereka menggunakan mesin dengan arah polesan memutar. Teknik ini tidak mutlak! Juga bisa arah kanan-kiri atau atas-bawah. Pastikan, seluruh bagian bodi digosok dengan baik.

Setelah melapisi cat bodi mobil dengan cairan pemoles, tunggu 3-5 menit agar cairan meresap dan bekerja. Kemudian lap untuk kedua kalinya dengan bahan microfiber. Kalau tidak ada, gunakan kain katun dengan serat lembut untuk mencega baret-baret tipis.
Merata

Pastikan polesan merata ke seluruh lapisan cat bodi mobil. Untuk tahap kedua, jangan sampai ada sisa polesan di bodi. Bila rutin memoles, minimal dua bulan sekali, tampilan mobil Anda  akan selalu kemilau. Selain itu, daya cat  menjadi lebih lama. 

Poles Mobil Sendiri Poles Mobil Sendiri Reviewed by Nusantara Cleaning on June 08, 2019 Rating: 5

Tips dan Trik Membersihkan Wallpaper

June 08, 2019

Tips dan Trik Membersihkan Wallpaper

Anda bosan dengan motif wallpaper yang menempel di dinding rumah dan ingin menggantinya?

Seringkali, mengganti wallpaper merupakan pekerjaan yang sulit bagi sebagian Anda. Namun, George Kovacs, salah ahli pemasangan wallpaper dari 78 and Sunny Wallpapering yang berbasis di New York, punya solusi cerdas untuk anda.
Dikutip dari Elledecor, setidaknya ada tiga cara simpel untuk melepas wallpaper kuno milik Anda:

Tips dan Trik Membersihkan Wallpaper | Nusantara Cleaning

1. Basahi Dulu
Sebagian dari Anda, mungkin dapat dengan mudah melepas wallpaper dengan menggunakan pisau "kape", tanpa menggunakan air. Misalnya, dengan mencari bagian ujung wallpaper, kemudian mengoresnya sedikit demi sedikit.

Namun, jika cara itu gagal, Anda harus membasahi dinding tersebut. Kovacs menyarankan, untuk menggunakan semprotan yang telah diisi air hangat.
Cara itu cukup ampuh untuk memisahkan wallpaper dari dinding.

Bila wallpaper masih bandel menempel di dinding, memakai mesin uap dapat menjadi solusi lain. Namun sebelumnya, pastikan lantai telah dialasi plastik atau kain, agar saat Anda menguapi tidak membasahi lantai.

2. Kikis
Setelah air meresap ke wallpaper, langkah berikutnya yaitu mengikis permukaan sedikit demi sedikit. Gunakan pisau "kape" untuk mengikis secara perlahan, baik itu ke kiri, ke kanan, ke atas maupun ke bawah. Carilah kikisan yang menurut Anda paling mudah.

Bila cara tersebut masih sulit, mungkin Anda perlu menyemprot ulang wallpaper itu beberapa kali. Berhati-hatilah saat menggores dinding bawahnya, karena itu akan menimbulkan masalah lain nantinya.

Jika Anda menemukan lapisan wallpaper lainnya, selesaikan terlebih dahulu lapisan pertama baru kemudian beralih ke lapisan kedua. Anda hanya bisa melepaskan lapisan satu per satu, tanpa menyebabkan kerusakan.

3. Cuci
Setelah seluruh wallpaper lepas, kini saatnya mencuci dinding Anda untuk menghilangkan sisa perekat yang masih menempel. Kovacs merekomendasikan, untuk menggunakan spons yang telah dibasahi air dan membilas dinding beberapa kali.

Ini merupakan langkah terpenting dari seluruh proses pembersihan wallpaper.
"Tidak masalah seberapa bagus Anda melepas wallpaper itu, jika Anda tidak membersihkan sisa perekat yang masih menempel, Anda akan mengalami masalah besar saat kembali memasang wallpaper," kata Kovacs.


Tips dan Trik Membersihkan Wallpaper Tips dan Trik Membersihkan Wallpaper Reviewed by Nusantara Cleaning on June 08, 2019 Rating: 5

4 Cara Membersihkan Jamur Kaca Mobil Paling Ampuh

June 08, 2019

4 Cara Membersihkan Jamur Kaca Mobil Paling Ampuh

4 Cara Membersihkan Jamur Kaca Mobil Paling Ampuh

Untuk kamu yang memilih mobil sebagai metode transportasi sehari-hari, tentu sudah paham resiko-resiko dan perawatan yang harus kamu perhatikan demi kemulusan mobil, kan? Mungkin, satu dari sekian banyak perawatan mobil yang harus kamu perhatikan adalah kebersihan kaca mobil.



Karena kaca mobil berfungsi sebagai pelindung dari cuaca buruk dan menunjang keamanan & kenyamanan berkendara. Hujan, terik matahari, dan sering terjadinya perubahan cuaca sangat mendukung tumbuhnya jamur pada kaca mobil. Selain menjadi sumber penyakit, jamur kaca mobil dapat mengganggu kenyamanan berkendara.

Lalu, bagaimana cara membersihkan jamur kaca mobil yang paling ampuh tanpa harus membuat kantong bolong? Perhatikan 4 cara membersihkan jamur kaca mobil berikut, check this out!


1. Close Up, Pepsodent, dan Pasta Gigi Lain


Di dalam setiap rumah, pasti kamu akan menemukan bahan yang satu dengan mudah. Kandungan zat yang terdapat di dalam pasta gigi sangat membantu dalam membersihkan jamur kaca mobil.Caranya? 


Oleskan pasta gigi pada bagian kaca mobil kering yang terkena jamur, lalu diamkan hingga mengering. Setelah kering, gosok perlahan dengan menggunakan sikat halus dengan air bersih.

2. Coca-Cola, Fanta, Sprite, Pepsi, dan Minuman Bersoda Lainnya 


Ternyata minuman bersoda tidak hanya enak diminum di waktu panas terik matahari atau sebagai teman makan hamburger, tapi juga bermanfaat untuk membersihkan kamur kaca mobil, bro! Penasaran? Kurang lebih, aplikasikan cara membersihkan jamur kaca mobil dengan menggunakan pasta gigi untuk teknik ini.


Pastikan kamu tidak membersihkan kaca mobil dengan menggunakan air sebelum aplikasikan coca-cola, sprite, fanta, pepsi, atau minuman bersoda lain pada kaca mobilmu!

3. Bayclin, SoKlin Pemutih, dan Pemutih Pakaian Lain 



Sedikit orang yang mengetahui cara membersihkan jamur kaca mobil yang satu ini. Bayclin dan kawan-kawan tidak hanya dapat menghilangkan noda membandel pada pakaian, namun juga dapat membersihkan jamur kaca mobil!

Celupkan kain lembut ke dalam SoKlin Pemutih, lalu gosok permukaan kaca mobil secara perlahan. Setelahnya, bilas hingga bersih dengan air bersih.

4. Alkohol



Ternyata, selain bisa digunakan untuk membersihkan luka, alkohol juga bisa kamu gunakan untuk membersihkan jamur kaca mobil! Cara pengaplikasiannya pun cukup mudah, ikuti langkah berikut.

Hampir sama dengan penggunaan pemutih pakaian, celupkan kapas ke dalam alkohol dengan kadar >60% dan gosok secara perlahan ke bagian yang terkena jamur.
4 Cara Membersihkan Jamur Kaca Mobil Paling Ampuh 4 Cara Membersihkan Jamur Kaca Mobil Paling Ampuh Reviewed by Nusantara Cleaning on June 08, 2019 Rating: 5

Membersihkan Kaca Mobil Pakai Sampo atau Tembakau, Adakah Efeknya?

June 08, 2019

Membersihkan Kaca Mobil Pakai Sampo atau Tembakau, Adakah Efeknya?

Seringkali pengemudi mobil memoleskan sampo atau bahkan tembakau untuk membersihkan kaca mobil yang terkena air hujan. Alasannya, kedua bahan tersebut dianggap bisa membuat kaca lebih bening usai diguyur hujan.
Membersihkan Kaca Mobil Pakai Sampo atau Tembakau, Adakah Efeknya?

Menanggapi hal itu, Iwan Abdurahman, general service manager department, technical service division PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan, kedua bahan itu memang bisa membersihkan kaca, namun bisa saja memiliki efek samping.

"Begini, tembakau atau sampo memang betul bisa membersihkan kaca. Cuma terus terang kami belum ada riset zat-zat di dalamnya apa saja. Lagipula sekarang kan udah banyak sampo khusus kaca mobil," ujarnya kepada Okezone.

Menurut dia, banyak orang yang menggunakan sampo rambut atau tembakau karena kedua bahan itu mudah didapat dan harganya juga murah.
"Sebenarnya sifatnya memang membersihkan. Jadi kaca dan karet wiper itu jadi gak kering setelah kena sampo rambut, tembakau, atau bahkan sabun khusus kaca sekalipun. Ini akan membuat kerja karet wiper lebih maksimal," tambah dia.
Namun, Iwan menyarankan agar pemilik kendaraan menggunakan sampo khusus yang didesain untuk kaca. Pasalnya semua bahan dan kandungan di dalamnya dipilih sudah melalui riset yang sesuai dengan peruntukannya.
"Saran saya mending pakai sampo khusus kaca mobil saja. Karena begini ya. Kalau kita pakai sampo rambut misalkan, otomatis air sisa pembersihannya akan jatuh ke sekitar kaca, di sana ada karet seal kaca, ada cat bodi juga. Kita kan enggak tahu dampaknya ke depan. Mungkin kaca jadi bening, tapi efeknya juga bisa ke yang lain, siapa tahu," pungkas dia.

Membersihkan Kaca Mobil Pakai Sampo atau Tembakau, Adakah Efeknya? Membersihkan Kaca Mobil Pakai Sampo atau Tembakau, Adakah Efeknya? Reviewed by Nusantara Cleaning on June 08, 2019 Rating: 5
Powered by Blogger.